Infoacehtimur.com / Julok - Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) dan Tastafi Kecamatan Julok didukung oleh Pemuda Se-Julok Raya menggelar Shalawat Akbar dan pengajian bersama Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab (Tusop Jeunieb).
Ratusan jamaah turut menghadiri kegiatan yang digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Kubra, Kecamatan Julok. Aceh Timur. Sabtu (30/10/2021) malam.
Ketua HUDA Cabang Julok Tgk. H Kamaruddin atau Abati Julok diwakili oleh Sekretaris Tgk. Efrizal, SH menyampaikan bahwa kegiatan pada malam ini berkat dukungan dari Pemuda Julok Raya yang bersama-sama HUDA dan Tastafi untuk menggelar Shalawat dan pengajian akbar
“Tema pengajian malam ini, dengan semangat pemuda kita agungkan zikir dan shalawat di Masjid Al-Kubra” ungkap Efrizal
Tgk Jal sapaannya mengucapkan terimakasih kepada dukungan pemuda Julok Raya, Imum Mukim, Keuchik yang secara emosional terus memberikan semangat agar terlaksana kegiatan.
“Berkat dukungan semuanya Alhamdulillah kegiatan terlaksana dengan Baik. Selain donasi secara cash, donasi dikumpulkan melalui WhatsApp Grub Huda, Tastafi dan Juga Grub Wa Forum Julok Bersatu yang ditransfer ke rekening panitia, tentunya dukungan dari masyarakat Julok yang kini berada di daerah lain sangat bermanfaat dan ini adalah ungkapan rasa cinta kita kepada Rasulullah” sebutnya
Suasana penuh keakraban yang dibawa Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab atau Tusop Jeunieb pada pengajian Tastafi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW membuat jamaah untuk tetap bertahan hingga pengajian selesai.
Tu Sop Jeunip dimomentum Maulid Nabi tersebut kembali mengulang kisah Rasulullah ditambah pentingnya ilmu dan pendidikan akhlak dalam menjalankan kehidupan sehari-hari terutama dalam membina rumah tangga dan bermasyarakat
“Makanya kita terus melakukan pergerakan pengajian agar ilmu tersampaikan kepada masyarakat, Karena sumber kejahatan dan kemungkaran di awali karena gagal mendapatkan ilmu dan pendidikan akhlak” ujar Tu Sop dalam penyampaian tausiah
Pendiri Yadara tersebut turut menyampaikan pentingnya menyapaikan ilmu disetiap kesempatan, terutama dalam membina rumah tangga.
“Tentunya butuh pembimbing dan lingkungan agar tetap bersemangat dalam beribadah kepada Allah SWT. Nabi Muhammad dalam membina rumah tangga sangat berakhlah sehingga bisa dikatakan “Rumahku Surgaku” kuncinya sabar dan syukur” ujarnya
Tambahnya lagi, Pentingnya menghargai kebaikan orang lain, Tidak menyakiti orang lain dan tahan saat di sakiti oleh orang lain.
“Orang yang baik aklaknya adalah selalu melihat dan memperbaiki diri sendiri. Perbaikan Emosi dan selera dengan mengikuti garis-garis kebaikan yang diatur oleh allah, itu semua butuh kesabaran dan syukur” ujarnya lagi
Lebih lanjut, Pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb menerangkan bahwa memperbaiki Akhlak itu tidak gampang, maka sangat berharga pribadi dan rumah tangga yang berakhlak apalagi masyarakat memiliki akhlak.
“Muda itu masa penentuan, bandingkan diri dengan kebaikan, saingi dengan hal untuk kemajuan. apalagi saat ini berada di era globalisasi, kepada generasi sebelumnya saya berpesan agar mengambil kebijakan kepada generasi muda untuk kemajuan mereka, ” pungkasnya. [Abas/metropesawat.id].
